Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Maret 2008

5 Petunjuk Melakukan Foreplay

AKTIVITAS seksual sebelum berhubungan badan biasanya diawali dengan sebuah foreplay. Namun, sebagian ahli dalam bidang seks menyebutkan bahwa istilah tersebut tak tepat karena tidak berarti apa-apa selain "pemanasan" untuk hubungan seks.

Kata foreplay itu memberi tekanan besar pada pria untuk memiliki penis yang mampu bereaksi dan cenderung membawa kita berpikiran bahwa seks hanyalah sekadar hubungan badan.

Demikian pendapat yang disampaikan Joel D Block PhD, dalam bukunya yang berjudul "Secrets of Better Sex". Menurut Joel, istilah yang tepat untuk itu adalah loveplay. Selanjutnya Joel mengungkapkan, biasanya periode yang disebut foreplay ini dianggap sebagai langkah yang harus dilakukan oleh seorang pria terhadap pasangan wanitanya, supaya siap berhubungan seks karena pria dianggap selalu siap.

Namun, pada kenyataannya pria saat ini, terutama yang berusia lanjut sangat membutuhkan foreplay sebelum atau selama hubungan seks. Sebagai sebuah persiapan menuju hubungan badan yang sesungguhnya, foreplay akan lebih mampu meningkatkan gairah seksual bila dijalankan dengan benar.

Nah, untuk melakukan foreplay, Joel D Block PhD memberikan lima petunjuk ampuh buat Anda.

1. Ingatlah bahwa seks dimulai di otak

Jadi mulailah berpikir tentang saat-saat berhubungan seksual dan ceritakan pikiran Anda secara singkat, bahkan lebih bagus lewat sebuah gambar kepada pasangan. Bisa juga dengan simbol lain, misalnya mengirimkan setangkai bunga mawar ke kantor pasangan kita.

2. Perhatikan detail romantik

Yaitu dengan cara menyiapkan suasana yang sedikit romantis. Pastikan ruangan cukup hangat, pencahayaan yang tepat, bau ruangan yang wangi, serta menyiapkan pakaian dalam yang merangsang.

3. Lakukan perlahan-lahan

Yaitu dimulai dengan mencium bibir terlebih dahulu, baru ke bagian tubuh lainnya. Jadi jangan langsung ke area G-spot.

4. Berikan orgasme

Banyak wanita tidak mengalami orgasme saat berhubungan seksual. Sebagian wanita yang mengalami orgasme beberapa kali jauh lebih mungkin mendapatkan orgasme yang kedua atau ketiga selama berhubungan seksual jika mereka pernah mengalaminya.

5. Perhatikan zona erotik lain

Ada banyak zona erotik, misalnya puting, skrotum (pada pria), atau tempat-tempat lain seperti telinga, leher, dan sebagainya.

Kamis, 27 Maret 2008

Pendidikan Seks Tekan Angka Kelahiran

PENDIDIKAN seks yang komprehensif di sekolah, seperti diskusi mengenai tingginya angka kelahiran, bisa membantu menghindari kehamilan pada remaja.

Pemberian pendidikan seks (sex education) di beberapa negara Timur masih menjadi perdebatan (pro-kontra) berbagai kalangan. Sebab, sejauh ini asumsi pendidikan seks masih terkait masalah hubungan seksual antarlawan jenis. Padahal, pendidikan seks yang komprehensif bisa membantu remaja menghindari kehamilan dini atau di luar nikah. Hal itu berdampak positif untuk membantu menekan angka kelahiran.

Pendidikan seks yang komprehensif mempunyai fungsi positif, di antaranya memberikan penjelasan kepada remaja soal ancaman bahaya hubungan seks bebas, ancaman tertular berbagai jenis penyakit kelamin, masalah tingkat kelahiran yang tinggi.

Dengan adanya pemahaman yang baik soal seks, membuat remaja lebih berhati-hati. Berdasarkan survei yang dilakukan Pusat Penelitian AIDS dan Penyakit Seks Menular, Universitas Washington, Seattle, Amerika Serikat (AS), pendidikan seks secara komprehensif di sekolah efektif menghindari kehamilan dini pada remaja.

Survei yang dilakukan secara nasional sejak 2002 melibatkan 1.700 remaja berusia 15-19 tahun yang belum menikah.

Hasilnya, sebanyak 60 persen remaja yang menerima pendidikan seks komprehensif di sekolah terhindar dari kehamilan dini atau tak ingin hamil dibandingkan remaja yang tak pernah mendapatkan pendidikan seks.

Selain itu, remaja yang mendapatkan pendidikan seks komprehensif mampu mengurangi aktivitas hubungan seks remaja di luar nikah. Hanya, dalam penelitian ini tak diketahui seberapa efektif pendidikan seks menghindari remaja dari ancaman penyakit kelamin menular. Pasalnya, penularan itu melibatkan berbagai faktor luar, selain adanya aktivitas seks yang tidak benar.

"Yang jelas, pendidikan seks komprehensif di sekolah mampu mencegah kehamilan yang tak dikehendaki remaja. Hal itu berdampak untuk menekan angka kelahiran yang tinggi," papar Pamela K Kohler dari Pusat Penelitian AIDS dan Penyakit Seks Menular, Universitas Washington.

Kohler pun mengakui adanya anggapan yang salah soal pendidikan seks. Selama ini banyak yang mengatakan bahwa pendidikan seks dan cara mengontrol angka kelahiran akan semakin membuat remaja ingin berhubungan seks. "Itu anggapan yang tidak benar," jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah AS mengkritik hasil penelitian tersebut dan tetap menyatakan bahwa pendidikan seks yang diberikan di luar sekolah tetap efektif. Untuk itu, Pemerintah AS setiap tahun mengeluarkan sekitar USD170 juta untuk setiap negara bagian atau kelompok sosial yang mengadakan program pendidikan seks.

Kegiatan ini bertujuan agar remaja tak melakukan hubungan seks. Namun, Kohler mengkritik langkah pemerintah karena pendidikan seks di luar sekolah tak menunjukkan efektivitas untuk menghindari remaja berhubungan seks dini ataupun mengurangi angka kelahiran. Sebab, berdasarkan survei yang dilakukannya secara nasional, pendidikan seks di sekolah lebih efektif dibandingkan di luar sekolah.

Buktinya, remaja yang mendapat pendidikan seks komprehensif di sekolah -sebanyak dua pertiga- menghindari hubungan seks atau tak ingin hamil. Sebaliknya, pendidikan seks di luar sekolah hanya mencapai seperempat orang.

Sementara itu, remaja yang tak menerima pendidikan seks secara formal angkanya lebih rendah lagi, sekitar 10 persen. "Itulah bedanya sudut pandangan pemerintah dan peneliti," ungkap Kohler.

Rabu, 26 Maret 2008

Dada Besar, Pemicu Gairah Seksual

WANITA "bahenol" seringkali menjadi obyek "cuci mata" bagi kebanyakan pria. Bahkan seringkali membangkitkan gairah kaum adam. Menurut hal itu, psikolog Sani B Hermawan dari Daya Insani membenarkannya.

Menurutnya, sudah menjadi kodrat pria menyukai dada bagus, penuh, dan menantang. Entah bagaimana bentuknya jeruk, papaya, melon atau lainnya, aset berharga itu tetap mampu mengarahkan pandangan pria menuju ke bawah leher Anda.

"Pada garis besar, kaum pria memang lebih memandang lawan jenis berdasarkan phisicly. Karena itu membuat mereka senang dengan wanita berdada besar. Bila dilihat secara umum, pria memiliki kecenderungan seperti itu karena adanya kombinasi antara intensitas, kognisi, dan keharusan," kata Sani ketika dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Rabu (26/3/2008).

Intensitas, lanjut psikolog lulusan Universitas Indonesia itu, menjadi pemicu utama yang menyebabkan pria menyukai segala sesuatu yang berbau fisik.

"Intensitas merupakan keinginan sebelum terjadinya perilaku. Jadi tergantung niat dari seorang pria, karena bila segala sesuatu sudah diniatkan apapun bisa terjadi," jelas direktur lembaga psikologi Daya Insani itu.

Menurutnya lagi, selera pria terhadap wanita berdada besar cukup mempengaruhi persepsi segelintir wanita atas daya tarik seks mereka. Maka beruntunglah mereka yang dikaruniai genetik ini. Meski demikian, bukan berarti meraka yang berdada kecil harus cemas menghadapi fenomena ini, karena Anda tetap dapat menguatkan aset ini dengan olahraga yang tepat.

Masih menurut Sani, tak hanya wanita berdada penuh dan besar, bokong yang indah dan kencang juga bisa membuat gairah kaum adam tersulut. Bokong indah akan terlihat entah saat wanita berjalan, atau mengenakan bawahan ketat.

"Meski pria pada umumnya menyukai wanita bertubuh seksi, namun sebaiknya kaum wanita tetap harus memberikan kelebihan itu hanya kepada pasangan," imbuhnya.

Nah, agar tidak membangkitkan gairah seksual terhadap kaum pria secara sembarangan, maka berhati-hatilah menonjolkan kelebihan daya tarik seks Anda.

"Hal terpenting yang harus disadari oleh kaum wanita adalah melindungi aset berharga yang dimilikinya melalui sikap, perilaku, cara berpikir dan percakapan yang selektif. Hal ini diperlukan untuk dapat melindungi diri agar tidak ada faktor eksternal yang mengganggunya," pungkasnya. Bagaimana, sudahkah Anda menjaga gairah seksual lawan jenis?

Selasa, 25 Maret 2008

Ragam Makanan Pembangkit Libido

KONON melalui pemilihan jenis makanan yang dikonsumsi akan membangkitkan libido seorang pria. Pasalnya saat Anda berhubungan seks tidak hanya mengandalkan jurus ampuh di atas ranjang, tetapi juga butuh power saat "bertempur".

Dr I Putu Gede Kayika SpOG(K), Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia menanggapi pernyataan tersebut dengan cara pandang berbeda.

"Masyarakat ada yang mempercayai dan meyakini ada beberapa makanan yang dapat membangkitkan gairah seksual seseorang. Tapi tentu kita harus melihat pada jenis makanannya. Karena peningkatan libido itu tidak semata-mata berdasarkan pada pemilihan jenis asupan makanan yang dikonsumsi," tutur dokter yang kerap disapa Kayika ketika dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Senin (24/3/2008).

Menurutnya, makanan yang mengandung hormon atau zat-zat tertentu seringkali dikaitkan akan membangkitkan libido. "Kadang orang sering mengkaitkan makanan tertentu karena bentuknya. Seperti tanduk, cula atau bahkan penis buaya dan torpedo kambing, sering dikategorikan sebagai makanan pembangkit libido," jelas dokter lulusan Universitas Indonesia yang mengambil gelar dokter spesialis di almamaternya itu.

Padahal secara ilmiah makanan tersebut tidak terbukti dapat meningkatkan libido seseorang. "Yang paling penting diperhatikan agar tubuh senantiasa berenergi dan berstamina tinggi adalah mengonsumsi makanan bergizi seimbang akan memastikan kecukupan pasokan protein, vitamin, mineral, dan sebagainya," terang dokter dari Rumah Sakit Mitra Internasional Jatinegara dan RSCM itu.

Menurutnya lagi, seringkali para produsen makanan mengklaim makanan yang dijual dan beredar di pasaran bagus dan bermanfaat untuk membangkitkan gairah seksual. Padahal hal itu hanyalah placebo yang terkait pada mindset seseorang.

"Efek placebo artinya merupakan efek yang diyakini melalui pemilihan makanan akan menumbuhkan kepercayaan diri. Tapi setelah diuji secara ilmiah, hal itu tidak terbukti. Jadi faktor yang paling penting adalah mengonsumsi makanan sehat yang baik dan bergizi," papar staf pengajar Fakultas Kedokteran UI dan Pasca Sarjana UI khusus untuk kajian wanita itu.

Masih menurutnya, agar hormon seseorang meningkat, maka perlu mengetahui zat kimiawi yang ada dalam tubuh. "Zat-zat kimiawi dalam tubuh itu harus dipenuhi dengan zat-zat yang disuplai. Untuk memproduksinya, harus dicukupi dengan makanan yang sehat dan seimbang," imbuhnya.

Nah, bila ingin membangkitkan libido, tentu saja harus memilih zat-zat yang sudah teruji secara ilmiah. Karena itu, kategorinya adalah obat-obatan medis. "Jadi kalau dari jenis makanan boleh saja dikonsumsi, sejauh baik dan tidak merugikan untuk dikonsumsi," pungkasnya.

Senin, 24 Maret 2008

Kiat Mengatasi Ejakulasi Dini

GANGGUAN seksual (disfungsi seksual), yang sering dialami kaum pria selain disfungsi ereksi adalah ejakulasi dini (Edi). Pada dasarnya pria yang Edi tetap bisa ereksi dan melakukan hubungan seks, tapi terlalu cepat ejakulasi (mencapai puncak dan mengeluarkan sperma).

Menurut Dr Anita Gunawan MS SpAnd, androlog dari Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP), definisi Edi terjadi begitu penetrasi satu hingga dua kali langsung mengeluarkan sperma.

"Edi merupakan ketidakmampuan mengontrol ejakulasi sehingga terjadi dalam waktu singkat, yang tidak sesuai dengan keinginannya. Bahkan, ada yang ejakulasi padahal penis belum sempat penetrasi ke dalam vagina. Hal ini dapat menyebabkan pasangan tidak puas atau tidak merasakan suatu kenikmatan seksual. Kepuasan itu tidak berdasar hanya pada orgasme saja, tapi juga kepuasan jasmani dan rohani," kata Anita ketika dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Senin (24/3/2008).

Menurutnya, penyebab utama terjadinya Edi karena faktor kejiwaan. Artinya, disfungsi seksual ini banyak dipengaruhi karena faktor stres mental dan fisik.

"Salah satu penyebabnya karena kesibukan dalam pekerjaan sehingga tidak memberi kepuasan pada pasangan atau capek fisik dan menderita psikis. Jadi syarat utama harus mental dan fisik itu sehat, sehingga tidak bisa melakukan hubungan seksual dengan optimal," ungkap almamater Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang itu.

Karena dapat memengaruhi kepuasan seksual, lanjut wanita yang menyelesaikan program Master di bidang Andrologi Universitas Airlangga, Surabaya itu, maka mereka yang mengalami Edi harus secepatnya disembuhkan.

"Untuk mengetahui Edi itu harus tahu penyebab utamanya atau akar masalahnya terlebih dahulu. Karena penyebabnya begitu banyak, maka cara mengatasinya melalui sex therapy yang dilakukan berkonsultasi dengan androlog. Kalau Edi dibiarkan akan memengaruhi quality sexual life yang bila diteruskan akan menyebabkan impoten," terang konsultan seksual di beberapa media di Indonesia itu.

Disfungsi seksual, masih menurutnya, merupakan gangguan seksual yang saling berkaitan erat. Edi merupakan salah satu bagian dari disfungsi seksual. "Mulai dari ejakulasi dini, disfungsi ereksi, disfungsi libido hingga rasa sakit saat berhubungan seksual. Karena itu, disfungsi seksual saling kait mengkait, maka agar tidak menyebar harus diatasi sejak dini," imbuhnya.

Meski demikian, banyak sekali masyarakat Indonesia yang tidak langsung mengambil sikap ketika mengetahui mengalami disfungsi seksual. Hal itu banyak dilakukan berdasarkan alasan malu, malas karena banyak pekerjaan, serta alasan tidak sanggup dengan biaya konsultasi yang tinggi.

"Akhirnya mereka mencari alternatif lain dengan bujukan dari iklan yang beredar di luar. Padahal obat kuat itu bukan menjadi jalan keluar dari disfungsi seksual karena akar masalah tidak diketahui betul," tukasnya.

Minggu, 23 Maret 2008

Seks Panas untuk Pria Super Sibuk

KESIBUKAN rutinitas kerja sepanjang hari tak hanya membuat Anda kehilangan waktu untuk berhubungan seks dengan pasangan. Namun juga menguras semua stamina yang Anda perlukan untuk beraksi di ranjang. Celakanya, saat Anda pulang "loyo", si dia menuntut Anda untuk dapat seks terhebat yang jarang Anda berikan padanya.

Jika sudah begini, penolakan bukanlah jalan yang bijak, karena si dia akan menganggap Anda tidak cukup perkasa untuk memuaskan dirinya. Nah, untuk menghindari hal itu maka kunci utama adalah sesibuk apapun Anda, usahakan agar tetap meluangkan waktu untuk berhubungan seks dengan pasangan.

Menurut androlog dari RSUP Fatmawati dr Nugroho Setiawan MS SpAnd, cara yang paling tepat yaitu dengan menyiasati waktu dan menjaga kondisi fisik Anda agar tetap prima sepanjang waktu. Karena salah satu syarat seks yang baik adalah tubuh yang prima. Kondisi tersebut disebut bugar, sehat, gaya hidup baik. Artinya, istirahat cukup, senantiasa olahraga dan selalu menghindari stres.

Jadi, banyak jalan yang bisa Anda tempuh untuk membuat kehidupan seks Anda kembali berada di jalur yang benar. Berikut ini ada beberapa langkah terbaik yang dapat ditempuh bagi Anda agar tidak selalu "tenggelam" dalam kesibukan pekerjaan, sehingga punya banyak waktu dan tenaga untuk berhubungan seks.

"Sesibuk apapun Anda, sempatkan sedikit waktu untuk menelepon pasangan. Ucapkan sesuatu yang mesra dan menggoda. Buat pikiran si dia "melayang" melalui ucapan seksi Anda. Dan dia pasti akan membalas ucapan Anda dengan sesuatu yang lebih seksi sehingga menciptakan antisipasi dalam pikiran Anda," kata Nugroho ketika dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Minggu (23/3/2008).

Karena saat Anda berdua terpisahkan oleh jarak dalam jangka waktu tertentu, biasanya pikiran Anda mulai lupa akan dirinya. Jika Anda berusaha untuk tetap membangun komunikasi maka yang ada dalam pikiran Anda adalah rasa tidak sabar untuk segera bertemu dengannya dan berhubungan seks yang memuaskan.

Tak hanya itu saja, lanjut Nugroho, senantiasa menjadi obyek yang menarik akan membangkitkan gairah Anda yang sudah menurun secara bertahap.

Masih menurutnya, menonton film panas bersama pasangan sendiri kadang membuat para wanita merasa dirinya terintimidasi dengan aksi brutal dua pasangan di tempat tidur yang melakukan berbagai variasi gaya yang tidak lazim. Namun, dengan pendekatan yang tepat, si dia pasti tidak akan menolak untuk menonton adegan panas tersebut bersama Anda.

"Dengan menonton film panas, Anda juga dapat memberi waktu bagi tubuh Anda untuk beristirahat sejenak dan merangsang pikiran Anda secara visual," beber pria ramah ini.

Menurutnya lagi, tak ada cara yang lebih cepat untuk memulihkan stamina dan fisik Anda yang kelelahan selain pijatan. Ini adalah cara yang paling mudah untuk membuat Anda kembali terangsang setelah lelah bekerja seharian.

Sebelum melakukannya, pilihlah massage oil khusus yang beraroma menenangkan. Seperti massage oil beraroma mint pine rosemary yang dibuat dari bahan-bahan alami tumbuh-tumbuhan berkhasiat yang dapat membuat pikiran menjadi lebih relaks dan memulihkan kembali energi yang sempat pernah hilang.

"Untuk menambah kesan romantis, tak ada salahnya Anda menyalakan lilin aromaterapi di kamar Anda. Matikan lampu dan nyalakan beberapa lilin lagi sebagai penerangan. Putar alunan musik romantis atau new age untuk membuat suasana lebih tenang," imbuhnya.

Langkah terakhir, jika rumah Anda cukup jauh dari kantor, maka sewalah kamar hotel terdekat dengan kantor Anda. Ini akan menghemat waktu perjalanan Anda serta tenaga yang terkuras juga sangat kecil. Selain itu, lokasi baru dapat menghindari Anda terjebak dalam rutinitas yang membosankan. Bagaimana, mudah kan untuk dapat mempertahankan "dapur" seks Anda tetap panas?

Sabtu, 22 Maret 2008

Jangan Abaikan Seks

SEBAIKNYA jangan anggap enteng aktivitas seksual pasutri yang semakin berkurang.Bisa jadi itu tanda bahaya kehidupan seksual dalam rumah tangga Anda.

Jika diingat kembali dalam seminggu ini, berapa kali Anda dan pasangan melakukan hubungan intim? Dua kali, empat kali, setiap hari, atau tidak sama sekali? Hal ini dialami Diah,29 tahun.Dalam sebulan, jadwal berhubungan intim dengan suami bisa dihitung dengan jari. Berkurangnya intensitas berhubungan intim bermula dari kesibukan suami di kantor baru, sebulan lalu.Penyesuaian diri dengan pekerjaan suami menyita perhatian suami.

Memang sejak kehadiran sang buah hati,Nanda,dua tahun lalu, aktivitas hubungan seksual mereka berkurang. Namun, satu bulan terakhir intensitas berhubungan intim semakin jarang. ''Dalam sebulan ini hanya beberapa kali, misalnya saat mau berhubungan intim anak tiba-tiba rewel atau suami yang pulang terlalu larut sehingga sudah tidak mood bercinta,'' keluh ibu rumah tangga ini.

Berkurangnya intensitas berhubungan intim bukanlah perkara sederhana dan bi- sa diabaikan. Menurut Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia dr I Putu Gede Kayika SpOG(K), berhubungan intim bermanfaat untuk meningkatkan hubungan suami-istri. ''Hubungan seksual bisa menimbulkan relaksasi, ketenangan,dan mampu mengurangi ketegangan. Dengan begitu, hubungan seksual sebaiknya tetap dilakukan dan dipertahankan untuk kelangsungan hidup berumah tangga,'' paparnya.

Terkait kuantitas berhubungan intim, tidak ada patokan yang tepat mengenai berapa kali berhubungan intim.''Semua tergantung kebutuhan masing-masing pasangan. Jika istri menghendaki seminggu sekali dan suami menyetujui, berarti tidak ada masalah," ujar staf pengajar di Universitas Indonesia ini.

Hal itu tergantung kesepakatan dan kesiapan suamiistri berdasarkan komunikasi antarpasangan.Komunikasi yang lancar antarpasangan mampu menciptakan seks yang sehat,indah,dan memuaskan kedua pihak. Selain itu, keintiman pasangan suami-istri tidak hanya diwujudkan dalam hubungan seksual, juga aktivitas- aktivitas seksual.Aktivitas seksual meliputi memeluk, mencium,dan meraba bagian sensitif pasangan mampu membantu menghidupkan kehidupan seksual pasutri. Jangan anggap remeh intensitas hubungan intim yang berkurang. J

ika berlarut-larut, bisa menjadi kebiasaan dan menyebabkan menurunnya libido bahkan hilang. Hal itu akan mengancam kelangsungan rumah tangga dan lama-kelamaan akan menimbulkan ketidakpuasan salah satu pasangan. Pasangan yang mengabaikan pentingnya berhubungan intim bisa menyebabkan kehilangan libido bahkan turunnya dorongan seksual.

"Bukan hanya terjadi pada wanita, pria bisa mengalami hal yang sama. Masalah ini pula yang menyebabkan pasangan mengunjungi terapis seks,'' ujar Associate Professor of Biobehavioral Health & Women's Studies at Pennsylvania State University Patricia Koch PhD.

Meskipun bukan suatu penyakit,tidak berarti begitu saja diabaikan.Terlebih, bila masalah seksual ini berlangsung selama beberapa bulan dalam satu tahun terakhir, ''Masalah dorongan seksual, gangguan yang sulit didefinisikan karena menyangkut psikologis dan fisiologis. Dengan demikian, perlu segera dicari tahu penyebab utama permasalahan ini,'' kata Koch, yang juga President of the Society for the Scientific Study of Sexuality.

Kamis, 20 Maret 2008

Panduan Cari Pasangan

**Untuk panduan diri ana dan sahabat-sahabiah skalian..

Masalah memilih bakal pasangan hidup, perlu diberi perhatian diawal perkenalan dengan pasangan masing
masing. Islam sangat bersifat selektif. Sebab itu disyarakkan diadakan fitrah pertunangan supaya terdapat
jangka masa yang cukup untuk mengenali pasangan. Mengenali pasangan bukanlah pada dasarnya keluar
berjalan -jalan dating dan berborak tanpa batasan. Konsep lima `K' diperkenalkan oleh Rasulullah s.a.w. iaitu
"Kenal", "Kelas", "Kufu", "Kasih" dan akhir sekali "Kahwin".

KENAL

Kita disuruh kenal/ta'ruf pasangan terlebih dahulu bukanlah dalam istilah luaran @ fizikal semata-mata. Erti
kenal termasuk hati budi dan pegangan hidupnya. Untuk kenal orangnya, hati budinya, pergilah disuruh dan
dicari orang yang boleh dipercayai agamanya merisik corak hidupnya dan perangainya.
Terdapat kisah seorang sahabat Nabi, Omar r.a. di mana beliau bertanya kepada seorang lelaki apabila
melantik seorang saksi.

"Apakah kamu kenal lelaki ini?" tanya Omar.
"Ya, saya kenal," jawab lelaki tersebut. Omar bertanya lagi...
"Pernahkah kamu berjalan dengan saksi ini dalam musafir?"

Lelaki itu menjawab tidak pernah, Omar bertanya lagi
"Pernahkah kamu bermu'amalah supaya kamu tahu
setakat mana waraknya dia? Pernahkah kamu menjadi jirannya supaya kamu tahu kemana perginya dan
setakat mana pergaulan, siapa keluarga dan kawan-kawannya"

Itulah yang di namakan takruf sebenarnya dalam Islam supaya kita dapat tahu apakah pasangan itu sesuai
dengan kita atau sebaliknya.
Risik merisik latarbelakang pasangan perlu dibuat untuk mengetahui sejauh manakah pergaulan dan
kewarakannya.. Pada dasarnya, kita boleh kenal melalui dari corak kelakuan sahabat-sahabat yang akrab
dengannya....
Adalah berdosa besar jika antara kedua-dua belah pihak BERBOHONG. Apabila sudah saling mengenali,
TOLAK-ANSUR dapat dibuat dalam apa juga perkara.

KELAS

Kita kenal tetapi kita kena bersifat pemilih supaya terjamin akhlak dan agamanya. Kelas yang dimaksudkan
bukan hanya merujuk kepada golongan yang berkelulusan agama, berjanggut dan berserban sahaja. Kelas
yang baik adalah golongan yang mengamalkan ajaran agama kerana golongan ini akan menghormati pertalian
perkahwinan. Mereka yang ada kefahaman dan penghayatan Islam akan memegang perkara asas dalam Islam
, sentiasa 'alert', sanggup MENERIMA TEGURAN dan MEMBERI TEGURAN dan saling bersifat 'MEMBINA'
untuk menjaga akhlak dalam Islam.

KUFU

Kufu amat diberatkan, dari segi pendirian, pemahaman agama dan keturunan juga perlu diseimbang. Jika
terdapat keturunan golongan atasan, wajar dia mencari keturunan yang sama supaya tidak wujud jurang yang
dalam. Begitu juga daripada segi harta , ulama yang bernama Mawardi menjelaskan ia perlu di titikberatkan
kerana seseorang yang datang dari keluarga miskin, susah untuk seiring dengan keturunan kaya.
Bahkan ulama yang ke belakang ini juga mementingkan tahap umur. Memang betul, soal jarak umur diantara
Rasulullah 25 dan Siti Khadijah 40 tidak wujud kerana Rasulullah , Siti Khadijah dan Aisyah mempunyai akhlak
yang sempurna. Dan tidak seperti kita yang serba cetek. Malah rupa dan fizikal wanita yang cepat rosak boleh
diselaraskan kesesuaian dengan suaminya bila sudah lama berumahtangga.

KASIH

Kasih bukan bermakna berkasih atau bercinta tetapi yang sebenarnya yang ditekankan ialah di antara
kedua-dua belah pihak lelaki dan wanita itu perlu wujud unsur-unsur kasih sebelum berkahwin. Merujuk kepada
sebuah hadis:-

"Tidak ada yang lebih baik bagi kedua pasangan yang berkasih ini melainkan mengakhirinya dengan perkahwinan"

Andaikata lelaki itu berkenan kepada seorang wanita, perlulah lihat wanita itu tersebut tetapi mengikut syariat Islam.

Rasulullah memberitahu:-

"Pergi lihat dahulu wanita itu, kalau kalau dengan melihat itu boleh menjamin kasih sayang di antara kamu"

Kalau kawan tolong canang kata begitu dan begini amat susah juga..

Sememangnya terdapat " Orang orang yang benar-benar redha dengan pasangan yang di tentukan oleh Allah
tetapi pokok pangkal banyak terletak pada HATI kaum lelaki"
Kalau tak berkenan, jangan di paksa paksa hati sebab ia bukan satu permainan pondok pondok. Kasih yang
dipupuk biarlah kerana Allah kerana ia menjamin kebahagian rumahtangga.

Hadis Nabi ada menyatakan:-

"Barangsiapa yang berkawin dengan wanita kerana KEDUDUKAN ia hanya mendapat kehancuran sebagai balasan,
Barangsiapa yang berkawin dengan wanita kerana KEKAYAAN, Allah menjanjikan kemiskinan.
Barangsiapa yang menikahi kerana KETURUNAN, Allah akan menghina keturunanya dan
Barang siapa yang berkawin dengan NIAT BAIK dan kerana ALLAH demi menutup pandangan dan kemaluannya atau menyambung silahturrahim, Allah akan memberkati kedua duanya."

Keberkatan memang dititik beratkan. Apabila nawaitu/niat kita dipasakkan dengan betul. InsyaAllah
perkahwinan akan diberkati dan dilindungi. Setiap gerak geri dan tindak tanduk mendapat pengawasan dan
hidayah daripada Allah dan tidak timbul perselisihan faham.

REDHA

Redha terhadap pasangan masing masing adalah penting. Rasulullah sering bertanya,
Apakah kamu redha dengan pasangan ini? Kita berkahwin dengan manusia yang mempunyai unsur unsur
kebaikan dan keburukan. Tidak ada manusia yang sempurna dan apabila kita REDHA dengan pasangan
bermakna kita redha dengan KEKURANGAN mereka.

"Apa yang dikatakan baik bukan sekadar mengikut telunjuk isteri @ suami. Baik yang di maksudkan sanggup
mengaku kekurangan diri dan mencari jalan mengatasinya"
Istilah kufu banyak di tekankan dalam Surah AnNur :ayat 26:-

"Seorang lelaki yang tidak baik itu sesuai dengan wanita yang tidak baik dan seorang lelaki yang baik itu adalah untuk wanita yang baik"

Istilah kufu sangat di tekankan kerana jika isteri dianggap kelas kedua, segala teguran daripada pasangan
tidak boleh diterima.
Jika isteri mempunyai jawatan dan pangkat besar serta tidak ada kufu, dia tidak dapat menerima kepimpinan
daripada suami.
Tetapi kalau ada persamaan pendirian, sikap tolak ansur dapat diwujudkan. Sebaliknya perbezaan pendapat
boleh menyebabkan hubungan semakin renggang.
Misalnya seorang suami yang rapuh pegangan agama tidak mahu memantapkannya selepas berkahwin, Sikap
kurang mahu ini akan menjadi tolak bengit sekiranya pula si isteri sememangnya seorang yang suka
menghayati Islam dan cuba memantapkannya dari masa ke semasa ....Begitu juga sebaliknya masalah berlaku
Kata sebahagian lelaki, dah dapat perempuan yang berkenan di hati nanti "AKU UBAHLAH PERANGAINYA".
Tetapi anda perlu ingat, bukan semua perempuan mempunyai hati yang lembut dan mudah di bentuk.
Keimanan dan kekuatan sikap merealisasikan Islam perlu ada pada lelaki. Perempuan yang beriman mesti
mencari lelaki yang lebih kuat imannya daripadanya kerana lelakilah yang menjadi ketua keluarga....

Rabu, 19 Maret 2008

Akibat Kurang Bercinta

Ketika ada yang bertanya punca siswa dan siswi Melayu kurang cemerlang di IPT, saya jawab dengan mudah: “Mereka kurang bercinta!”. Tentu ramai yang tidak berpuas hati dengan jawapan tersebut. Mereka lantas mengungkit teori saya bahawa ramainya pelajar Melayu gagal di IPT adalah kerana gejala “coupling”. Saya menegaskan bahawa memang “coupling”lah yang menjadi faktor utama kegagalan pelajar-pelajar IPT, tidak kira Melayu atau bukan. Coupling hanya menghabiskan masa, duit, perasaan dan juga tenaga intelektual yang mereka ada. Coupling hanya membawa kepada kegagalan, kecuali coupling yang halal, iaitu menerusi perkahwinan! Lihat sahajalah laporan akhbar kosmo mengenai kegiatan seks luar nikah dan juga aktiviti pengguguran para siswi IPT di ibu kota.

Cuma bercinta dan coupling adalah dua benda yang berbeza. Bercinta yang dimaksudkan ialah proses percintaan yang sebenar. Cinta yang suci dan bersifat positif dan jauh dari pencemaran maknanya yang hakiki. Cinta yang difahami oleh kebanyakan orang dewasa ini adalah “nafsu” dan bukannya cinta. Cinta telah ditukarkan kepada nafsu oleh idealogi materialisme dan juga liberalisme yang berjaya menjajah pemikiran manusia dewasa ini. Cinta sebenarnya bersifat suci dan positif serta jauh dari nafsu. Sayangnya apabila manusia gagal memahami erti cinta, mereka telah menjadikannya sesuatu yang taboo, negatif dan juga tidak suci lagi.

Coupling pula, walaupun dari segi literalnya bersikap neutral, tetapi telah dikotorkan oleh idealogi liberal yang menjadikannya hanya sebagai definisi kepada perhubungan intim dia insan berlaina jantina sebelum berkahwin. Mengikut tafsiran coupling yang difahami oleh ramai orang dewasa ini, ia bukanlah bercinta, tetapi lebih kepada “melayan nafsu serakah” semata-mata.

Cinta yang dimaksudkan di sini ialah cinta suci. Cinta kepada Allah dan Rasul, cinta kepada agama Islam, cinta kepada ibu bapa, cinta kepada Negara dan juga cinta kepada pasangan suami atau isteri. Cinta akan menjadi unsur motivasi dan penggerak, dengan syarat ia adalah cinta sejati!